Mutu Beton

Mutu dalam beton merupakan indikator dari kualitas atau kekuatan beton yang menggunakan istilah istilah K (kg/cm2) yang mengacu pada PBI 1972 (Peraturan Beton Bertulang Indonesia). Namun pada tahun 2002 diterbitkan peraturan baru yaitu SNI 03-2847-2002 yang menggunakan istilah fc (mpa) untuk penyebutan kuat tekan beton.

Namun pada saat ini istilah K (kg/cm2) masih sering digunakan dalam dunia konstruksi, hampir emua supplier cor ready mix beton masih menggunakan istilah K (kg/cm2).

Perbedaan K (kg/cm2) dengan fc (mpa)

  • Sampel yang digunakan Mutu Beton K adalah kubus 15X15X15 CM sedangkan Mutu Beton fc menggunakan silinder ø15X30 CM.
  • Satuan Mutu Beton K adalah kg/cm2 sedangkan Satuan Mutu Beton fc menggunakan mpa (N/mm2).

Konversi Mutu Beton K (kg/cm2) ke fc (mpa)

1 MPa = 1 N/mm2 = 10 kg/cm2

Perbandingan Benda Uji Kubus 15X15X15 dengan Silinder ø15X30 adalah 1 : 0.83

Contoh perhitungan : K100 = 100 X 1/10 X 0.83 = 8.30 Mpa

Tabel Konversi Mutu Beton K ke fc

Mutu Beton K (kg/cm2) Mutu Beton fc (mpa)Kegunaan
K-100fc 8.30 mpaBiasanya untuk lantai dasar yang tidak terkena tekanan berat
K-150fc 12.35 mpa Biasanya untuk lantai dasar yang tidak terkena tekanan berat
K-175 fc 14.53 mpa Biasanya untuk konstruksi bangunan ringan yang tidak terkena tekanan berat
K-200fc 16.60 mpa Biasanya untuk konstruksi bangunan ringan yang tidak terkena tekanan berat
K-225fc 18.68 mpa Biasanya untuk bangunan 2 lantai dan ruko
K-250fc 20.75 mpa Biasanya untuk bangunan 2 lantai dan ruko
K-275fc 22.83 mpa Biasanya untuk bangunan 2 lantai dan ruko
K-300fc 24.90 mpa Biasanya untuk bangunan 3 – 5 lantai
K-350fc 29.05 mpa Biasanya untuk lantai dasar bangunan pabrik
K-400fc 33.20 mpa Biasanya untuk lantai dasar bangunan pabrik
K-450fc 37.35 mpa Biasanya untuk pengecoran jalan beton kelas 1 / jalan kelas 1 / jalan tol
K-500fc 41.50 mpaBiasanya untuk beton precast atau prestressed