10 Macam Praktikum Teknik Sipil, Mana yang paling penting?

Teori tanpa praktek adalah omong kosong. Dan anggaplah omong kosong itu bulshit. ^_^ Kebayang gak setiap hari kuliah hnaya di dalam ruangan, melihat dosen, melihat presentasi dosen yang gak berubah dari tahun ke tahun, melihat papan tulis? Menurut saya itu kurang variasi dan membosankan. Kucing saja tidak mau makan ikan setiap hari, bukan? Bersyukurlah bagi Read More …

Cukup 1 Solusi Jitu Mengatasi Kemacetan Jakarta

Jakarta merupakan ibukota negara Indonesia. Pusat pemerintahan dan bisnis terbesar berada di sini.  Jakarta berkembang sangat pesat dari pada daerah. Jakarta menjadi tujuan orang-orang untuk mencari pekerjaan. Oleh karena itu Jakarta menjadi ramai sesak olah manusia. Meningkatnya jumlah populasi penduduk Jakarta berbanding lurus dengan peningkatan populasi kendaraan, baik itu roda 4 maupun kendaraan roda 2.

Laporan Geometri Jalan Raya

Ini laporan Geometri Jalan Raya yang saya buat bersama dengan teman saya Muhammad Faisal, ST (panggil; Ical). Dibuatnya ketika kami kuliah di Diploma Sipil Universitas Gadjah Mada. Beliau selalu menjadi partner saya dalam beberapa penyusunan laporan-laporan. Dia ahli dalam bidang penggambaran dan penyemangat. Orangnya suka humor dan nyeleneh. (kok jadi ngomongin dia). Berikut adalah daftar Read More …

Pengujian Marshall

A. MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan ketahanan (stabilitas) terhadap   kelelehan plastisitas ( flow ) dari campuran aspal . Ketahanan ( stabilitas ) ialah kemampuan suatu campuran aspal untuk menerima beban sampai terjadi kelelahan beaban sampai terjadi kelelahan plastisitas ialah keadaan perubahan bentuk suatu campuran aspal yang terjadi akibat suatu beban batas runtuh Read More …

Titik Nyala dan Titik Bakar

A.   MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan titik nyala dan titik bakar dari semua jenis hasil minyak bumi kecuali minyak bakar dan bahan lainnya yang mempunyai titik nyala open cup kurang dari 79 o C. Titik nyala adalah suhu pada saat terlihat nyala singkat pada suatu titik diatas permukaan aspal. Titik bakar adalah Read More …

Titik Lembek Aspal

A.   MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan titik lembek aspal dan ter yang berkisar antar 30 o C sampai dengan 200 o C. Titik lembek adalah suhu pada saat bola baja, dengan berat tertentu, mendesak turun suatu lapisan aspal atau ter yang tertahan dalam cincin berukuran tertentu, sehingga aspal atau ter tersebut menyentuh Read More …

Penetrasi Bitumen setelah Penurunan Berat

A.   Maksud dan Tujuan Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan penetrasi bitumen keras lembek (solid atau semi solid) dengan memasukkan jarum penetrasai ukuran tertentu, beban dan waktu tertentu kedalam bitumen pada suhu tertentu. B.   Benda Uji Aspal AC 60/70 produksi PT. Pertamina.  C.   Peralatan Alat penetrasi yang dapat menggerakkan pemegang jarum naik turun tanpa gesekan dan Read More …

Penetrasi Bitumen sebelum Penurunan Berat

 A.     MAKSUD DAN  TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan penetrasi bitumen keras lembek (solid atau semi solid) dengan memasukkan jarum penetrasai ukuran tertentu, beban dan waktu tertentu kedalam bitumen pada suhu tertentu.  B.     BENDA UJI Aspal AC 60/70 produksi PT. Pertamina.  C.     PERALATAN Alat penetrasi yang dapat menggerakkan pemegang jarum naik turun tanpa gesekan dan Read More …

Daktilitas Aspal

A.     MAKSUD DAN TUJUAN Maksud pemeriksaan ini adalah untuk mengukur jarak terpanjang yang dapat ditarik antara dua cetakan yang berisi bitumen keras sebelum putus, pada suhu dan kecepatan tarik tertentu.  B.     BENDA UJI Glycerin dan dextrin atau glycerin dan talk atau glycerin dan kaolin atau amalgan. Aspal kira-kira 100 gram.  C.     PERALATAN Termometer sesuai daftar Read More …

Penurunan Berat Aspal

A.     Maksud dan Tujuan Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kehilangan minyak pada aspal akibat pemanasan berulang. Pengujian ini pun adalah untuk mengukur perubahan kinerja aspal akibat kehilangan berat. Untuk mengevaluasi hanya pada beberapa karakteristik aspal, seperti kehilangan berat dan penetrasi, daktailitas dan titik lembek setelah kehilangan berat, dimana cara tersebut dinamakan Thin Film Over Test Read More …

Pemeriksaan Keausan Agregat dengan Mesin Los Angeles

A.       MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan ketahanan agregat kasar terhadap keausan dengan mempergunakan mesin Los Angeles. Keausan tersebut dinyatakan dalam perbandingan antara berat bahan aus lewat saringan no 12 terhadap berat semula, dalam persen. B. BENDA UJI Berat dan gradasi benda uji sesuai tabel diatas

Agregat Impact Test

A.     MAKSUD DAN TUJUAN Tujuan pemeriksaan agregate impact test untuk mengetahui kekuatan agregate terhadap beban kejut. B.     BENDA UJI Agregat yang lolos saringan no 3/8 “ dan tertahan no.4 sebanyak 500 gram C.     PERALATAN Agregat Impact Machine. Alat ini masih digerakkan secara manual dengan tenaga manusia. Berat total mesin tidak lebih dari 60 kg dan Read More …

Uji Kelekatan Agregat terhadap Aspal

A.     MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan kelekatan agregate terhadap aspal. Kelekatan agregat  terhadap aspal ialah prosentase luas permukaan batuan yang tertutup aspal terhadap keseluruhan luas permukaan.  B.     BENDA UJI Benda uji adalah agregat yang lewat saringan 9.5 mm (3/8 “) dan tertahan pada saringan 6.3 mm (1/4 “) sebanyak kira-kira 100 gram. Read More …

Analisa Saringan Agregat Halus

A. MAKSUD DAN TUJUAN Pengujian ini bertujuan untuk membuat suatu distribusi ukuran agregat halus dalam bentuk grafik yang dapat memperlihatkan pembagian butir (gradasi) suatu agregat dengan menggunakan saringan. B. BENDA UJI Agregat Halus      : Material lolos saringan no.¼″ sebanyak 1000 gram.  C.PERALATAN Timbangan dan neraca dengan ketelitian 0,2 % dari berat sampel. Satu set saringan Read More …

Analisa Saringan Agregat Kasar

A.    MAKSUD DAN TUJUAN Pengujian ini bertujuan untuk membuat suatu distribusi ukuran agregat kasar dalam bentuk grafik yang dapat memperlihatkan pembagian butir  (gradasi) suatu agregat dengan menggunakan saringan. B.   BENDA UJI Agregat Kasar       :Material lolos saringan 25,4 mm sebanyak        3000 gram. C.   PERALATAN Timbangan dan neraca dengan ketelitian 0,2 % dari berat sampel. Satu set Read More …

Pemeriksaan Berat Jenis Agregat Halus

A.     MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan berat jenis (bulk), berat jenis kering permukaan jenuh (saturated surface dry = SSD), berat jenis semu (apparent) dan penyerapan dari agregat halus. Berat Jenis (bulk specific gravity) ialah perbandingan antara berat agregat kering dan berat air suling yang isinya sama dengan isi agregat dalam keadaan jenuh Read More …

Pemeriksaan Berat Jenis Agregat Kasar (Analisa Saringan)

A.    MAKSUD DAN TUJUAN Pengujian ini bertujuan untuk membuat suatu distribusi ukuran agregat kasar dalam bentuk grafik yang dapat memperlihatkan pembagian butir  (gradasi) suatu agregat dengan menggunakan saringan. B.   BENDA UJI Agregat Kasar       :Material lolos saringan 25,4 mm sebanyak        3000 gram. C.   PERALATAN Timbangan dan neraca dengan ketelitian 0,2 % dari berat sampel. Satu set Read More …

Dinamic Cone Penetrometer (DCP)

A.      Maksud dan Tujuan Percobaan ini digunakan untuk menentukan nilai CBR subgrade, subbase/ base course suatu sistem secara cepat dan tepat. Biasa dilakukan sebagai pekerjaan quality control pembuatan jalan. B.      Benda uji Tanah  C.      Peralatan Mistar ukur, panjang 100cm Batang Penetrasi, diameter 16 mm Konus terbuat dari baja yang diperkeras, diameter 20 mm, sudut kemiringan Read More …