Sebutan "Kebun Binatang" adalah SALAH

Pernah jalan-jalan ke Kebun Binatang? Pasti pernahlah, jangan sombong gitu sama saudara.
Apakah Anda pernah memikirkan, mengapa tempat seperti itu disebut Kebun Binatang? Apakah hewan-hewan juga termasuk dalam kategori perkebunan. Setahu saya, produk perkebunan itu antara lain; teh, sawit, karet, kelapa, kakao, kopi, tebu dll.
Saya tak habis pikir, bisa-bisanya; harimau, singa, gajah, buaya, kuda nil dll dimasukkan dalam kategori KEBUN. Mana ada orang bilang “Perkebunan Harimau”, “Perkebunan Singa” dsb, yang ada hanya “Perkebunan Kopi”, “Perkebunan Teh” dsb.

we love to move it move it

meerkat


meerkat asli

meerkat asli


Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Masyarakat/rakyat Indonesia sudah salah kaprah. Saya sebagai seorang Akademisi turut risau dengan tata kelola penamaan suatu objek. BPOI (Badan Penamaan Objek Indonesia) berada dibalik semua ini. Kiranya nama “Kebun Binatang” perlu di kaji ulang. Pemerintah tidak boleh berdiam diri saja dan membodohi rakyat. Bukan berarti karena dia pemerintah, jadi seenaknya menamakan ini itu, kita tinggal ikut. Sekarang tidak bisa lagi, ini zaman demokrasi, kita harus bersuara. Setubuh?
Saya salut dengan orang Inggris, mereka menamakan “Tempat penangkaran hewan-hewannya” dengan nama ZOO, tidak dengan nama Animal Park. Bukankah kata “Binatang” itu terkesan KASAR. Seandainya terpaksapun, lebih baik “Kebun Binatang” diganti dengan “Kebun Hewan” atau “Penangkaran Hewan” atau apalah, kalo kalian ada usul.

(Visited 10 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.