Pengujian Marshall

A. MAKSUD DAN TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan ketahanan (stabilitas) terhadap   kelelehan plastisitas ( flow ) dari campuran aspal . Ketahanan ( stabilitas ) ialah kemampuan suatu campuran aspal untuk menerima beban sampai terjadi kelelahan beaban sampai terjadi kelelahan plastisitas ialah keadaan perubahan bentuk suatu campuran aspal yang terjadi akibat suatu beban batas runtuh yang dinyatakan dalam mm, atau 0,01”. (more…)

Read More

Pemeriksaan Berat Jenis Agregat Kasar (Analisa Saringan)

A.    MAKSUD DAN TUJUAN Pengujian ini bertujuan untuk membuat suatu distribusi ukuran agregat kasar dalam bentuk grafik yang dapat memperlihatkan pembagian butir  (gradasi) suatu agregat dengan menggunakan saringan. B.   BENDA UJI Agregat Kasar       :Material lolos saringan 25,4 mm sebanyak        3000 gram. C.   PERALATAN Timbangan dan neraca dengan ketelitian 0,2 % dari berat sampel. Satu set saringan 75,0 mm (3”); 63,0 mm (2 ½”); 50,0 mm (2”), 37,5 mm (1 ½”);…

Read More

Pemisahan Agregat dengan alat Sample Splitter

A.   MAKSUD DAN TUJUAN Memisahkan agregat untuk mendapatkan ukuran yang kita inginkan. B.   BENDA UJI Agregat yang  ada di Kampus Program  Diploma Teknik Sipil. C. PERALATAN Sample Spliter Ember D. PELAKSANAAN Menyiapkan alat yang akan kita pakai dan menentukan berapa besar ukuran agregat yang akan kita inginkan serta ukuran besar kecilnya lubang pemecah agregat Menyiapkan agregat yang akan dipisahkan. Memasukkan agregat ke dalam alat pemisah agregat sedikit demi sedikit. Pada…

Read More

Pengujian Keausan Kerikil dengan Mesin Los Angeles

A.   Pendahuluan Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat ketahanan aus kerikil/batu pecah dengan menggunakan alat mesin Los Angeles. Pengujian ketahanan aus kerikil dengan cara ini memberikan gambaran yang berhubungan dengan kekerasan dan kekuatan kerikil, serta kemungkinan terjadinya pecah butir-butir kerikil selama penumpukan, pemindahan maupun selama pengangkutan. Kekerasan kerikil berhubungan pula dengan kekuatan beton yang dibuat. Nilai yang diperoleh dari hasil pengujian ketahanan aus ini berupa prosentase antara berat bagian yang…

Read More

Berat Jenis Pasir

A.  Pendahuluan Pemeriksaan berat jenis dan SSD pasir merupakan hal yang penting untuk mengetahui pasir tersebut telah memenuhi syarat atau belum untuk bahan campuran adukan beton. B.  Tujuan Untuk mengetahui cara memeriksa berat jenis maupun SSD pasir. C.  Benda Uji Benda uji berupa pasir kering tungku. D.  Alat Alat penimbang. Tabung ukur volumetric flush 1000 ml. Loyang. Tungku pengering (oven). E.  Pelaksanaan Tabung ukur diisi air sampai line terakhir. Ditimbang,…

Read More

Pemeriksaan SSD Pasir

A.   Pendahuluan Pasir merupakan bahan pengisi beton sehingga perlu diperiksa dengan menggunakan uji SSD. Dengan pemeriksaan SSD ini akan diperoleh pasir yang sesuai sebagai bahan campuran adukan beton, yang berhubungan dengan sedikit atau banyaknya air yang dikandung oleh pasir tersebut. B.   Tujuan Mengetahui pasir uji termasuk dalam jenis SSD kering, basah atau ideal. C.   Benda Uji Berupa pasir, diameter pasir yang diuji 0.15 mm – 5 mm. D.   Alat Kaliper….

Read More

Pemeriksaan Berat Satuan Agregat

A.   Pendahuluan Perbandingan antara berat dan volume pasir termasuk pori-pori antara butirannya disebut berat volume atau berat satuan. B.   Tujuan Pemeriksaan ini dimaksud untuk mengetahui cara mencari berat satuan pasir, kerikil, atau campuran. C.   Benda Uji Pasir atau kerikil kering tungku sekurang-kurangnya sama dengan kapasitas bejana. D.   Alat 1.   Timbangan dengan ketelitian maksimum 0.1% berat benda uji. 2.   Nampan besar. 3.   Tongkat pemadat dari baja tahan karat panjang 60 cm,…

Read More

Pemeriksaan Lumpur dalam Pasir

A.   Pendahuluan Pasir adalah butiran-butiran mineral yang dapat lolos ayakan 4,8 mm dan tertinggal di atas ayakan 0,075 mm. Di dalam pasir juga masih terdapat kandungan-kandungan mineral yang lain seperti tanah dan silt. Pasir yang digunakan untuk bahan bangunan harus memenuhi syarat yang telah ditentukan di dalam (PUBI). Pasir yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan, jika kandungan lumpur di dalamnya tidak lebih dari 5%. Dengan cara endapan ekivalen kadar lumpur…

Read More

Pemeriksaan Modulus Halus Kerikil

A. Pendahuluan Pemeriksaan ini adalah salah satu cara untuk mengetahui nilai kehalusan atau kekasaran suatu agregat. Kehalusan atau kekasaran agregat dapat mempengaruhi kelecakan dari mortar beton, apabila agregat halus yang terdapat dalam mortar terlalu banyak akan menyebabkan lapisan tipis dari agregat halus dan semen akan naik ke atas. B.  Tujuan Untuk mengetahui nilai kehalusan atau kekasaran butiran kerikil. C.  Benda Uji Benda uji yang digunakan adalah kerikil dengan berat minimum…

Read More