Jakarta, 19 September 2025 – Tekniksipil.id, International®, merek coatings terkemuka milik AkzoNobel, resmi memperkenalkan produk terbaru Chartek ONE di Indonesia. Inovasi berbasis epoksi ini dirancang sebagai solusi proteksi kebakaran pasif (Passive Fire Protection/PFP) generasi baru dengan konsep single-coat tanpa mesh, yang menjanjikan proses aplikasi lebih sederhana, cepat, dan tetap memenuhi standar keselamatan tertinggi untuk sektor energi.
Peluncuran perdana Chartek ONE digelar dalam ajang Coating Insights Forum 2025 di Jakarta, mempertegas posisi Indonesia sebagai pasar penting bagi penerapan teknologi proteksi kebakaran kelas dunia.
Perlindungan Menyeluruh Hingga Tiga Jam
Chartek ONE dikembangkan untuk menghadapi tantangan ekstrem pada fasilitas migas, petrokimia, hingga pembangkit energi. Produk ini mampu memberikan perlindungan menyeluruh terhadap korosi, risiko kriogenik, serta paparan kebakaran hidrokarbon.
“Chartek ONE dirancang untuk menahan panas hingga tiga jam dalam kondisi jet fire maupun pool fire, sehingga mampu menjaga keandalan aset vital dari ancaman kebakaran besar,” jelas Robin Wade, Global Fire Protection Manager AkzoNobel.
Efisiensi Waktu dan Biaya
Salah satu terobosan utama Chartek ONE terletak pada efisiensi instalasi. Dengan lapisan yang lebih tipis dan tanpa kebutuhan mesh, proses aplikasi dapat berlangsung jauh lebih cepat, baik di area fabrikasi maupun proyek lapangan.
Secara keseluruhan, penggunaan Chartek ONE diklaim mampu memangkas waktu pengerjaan hingga 59 persen, mengurangi kebutuhan material, serta menekan biaya tenaga kerja—sebuah nilai tambah yang sangat penting dalam industri dengan standar waktu dan keselamatan yang ketat.

Standar Internasional dan Formula Inovatif
Chartek ONE telah memenuhi standar global terbaru, termasuk NORSOK M-501:2022 Edisi 7 dan ISO 22899, serta diformulasikan dengan kandungan 100 persen solid dan bebas boron, sejalan dengan komitmen pada aspek Health, Safety, and Environment (HSE).
Produk ini dikembangkan di laboratorium pabrik Felling, Inggris, salah satu pusat pengujian PFP intumescent terakreditasi UKAS terbesar di dunia. Formula khusus berbasis polysiloxane modified thio-ether dan epoxy yang dipatenkan menghadirkan solusi tunggal untuk tantangan jangka panjang pada sistem epoksi PFP.
Komitmen Inovasi dan Keberlanjutan
Dalam kesempatan yang sama, Benjamin Biddle, Business Development Manager – South Asia AkzoNobel, menegaskan pentingnya peluncuran produk ini di pasar Indonesia.
“Kami bangga meluncurkan Chartek ONE di Coating Insights Forum 2025. Produk ini membawa perubahan nyata dalam teknologi PFP, menghadirkan keamanan, keandalan, dan kenyamanan, sekaligus mencerminkan komitmen AkzoNobel terhadap inovasi dan keberlanjutan,” ujarnya.
AkzoNobel sendiri konsisten menempati posisi teratas dalam indeks keberlanjutan global seperti Sustainalytics dan EcoVadis, menegaskan dedikasi perusahaan dalam menghadirkan produk ramah lingkungan yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Menjawab Kebutuhan Industri Energi
Dengan peluncuran Chartek ONE di Indonesia, AkzoNobel menargetkan solusi ini dapat mendukung industri energi nasional yang tengah bertransformasi menghadapi tantangan transisi energi sekaligus standar keselamatan global. Kehadiran produk ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan aset, menekan potensi kerugian akibat kebakaran, serta meningkatkan daya saing sektor migas dan energi Indonesia di tingkat internasional.






