Melihat Perkembangan Infrastruktur Kesehatan dan Olahraga di IKN Tahap Dua

1 min read

IKN, Tekniksipil.id – Hari ini, Senin 26 Februari 2024, kita akan melihat progres terbaru dari dua proyek penting di ibu kota Nusantara, yakni pembangunan Training Center PSSI dan Rumah Sakit Abdi Waluyo serta Rumah Sakit Mayapada.

Proyek ini menjadi bagian integral dari upaya meningkatkan infrastruktur kesehatan dan olahraga di wilayah tersebut, mencerminkan komitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan memajukan industri olahraga.

Pembangunan Training Center PSSI menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan fokus pada pembangunan dua lapangan sepak bola dan asrama pemain.

Perkembangan Infrastruktur Kesehatan dan Olahraga di IKN Tahap Dua

Tahap pertama proyek ini dijadwalkan selesai pada bulan Mei 2024, dengan target pembangunan lapangan rumput alami dan lapangan rumput sintetis, serta fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, rencana pengembangan Training Center PSSI juga mencakup pembangunan delapan lapangan sepak bola di tahap selanjutnya, menandai komitmen jangka panjang dalam mendukung olahraga sepak bola di wilayah tersebut.

Di seberang Training Center PSSI, proyek pembangunan Rumah Sakit Abdi Waluyo dan Rumah Sakit Mayapada juga berlangsung dengan pesat.

Rumah Sakit Mayapada, dengan investasi mencapai Rp2 triliun, akan memiliki 400 kamar perawatan dan luas lahan mencapai 1,1 hektar.

Sementara itu, Rumah Sakit Abdi Waluyo, yang memiliki luas lahan lebih besar, yaitu 6,13 hektar, juga menunjukkan kemajuan dalam pembangunannya.

Kedua rumah sakit ini akan menjadi penopang utama dalam menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif bagi warga ibu kota Nusantara, menggarisbawahi pentingnya infrastruktur kesehatan yang kuat dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.

Dengan terus berlanjutnya proyek-proyek ini, diharapkan bahwa infrastruktur kesehatan dan olahraga di ibu kota Nusantara akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat. Dukungan serta pengawasan yang kuat dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi untuk memiliki layanan kesehatan yang berkualitas dan fasilitas olahraga yang memadai bagi seluruh penduduk di wilayah tersebut.

Azka BIM coordinator project PT Hutama Karya Infrastruktur, Finalis Kompetisi Jembatan Indonesia 2017 dan peraih peringkat kedua dalam PII BIM Awards 2022 yang ingin berbagi pengalaman dan wawasan keilmuan melalui platform website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *