Aturan Baru Seleksi SNBP dan SNBT TA 2024 2025 Bisa Pilih Hingga 4 Prodi

1 min read

Jakarta, Tekniksipil.id – Sebelum memahami proses pendaftaran dan pelaksanaan SNMPTN 2024, penting untuk mencatat beberapa perubahan penting dalam skema seleksi berbasis prestasi.

Salah satunya adalah peserta hanya diperbolehkan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2024 sekali saja, yang berlaku untuk mengikuti SNMPTN dan penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun yang sama.

Hasil UTBK 2024 akan menjadi dasar seleksi SNMPTN 2024, bersama dengan portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga. Perubahan lainnya adalah siswa yang dinyatakan lulus melalui jalur SNMPTN 2024 tidak dapat mendaftar di jalur mandiri di PTN mana pun pada tahun yang sama.

Seleksi SNBP dan SNBT TA 2024 2025 Bisa Pilih Hingga 4 Prodi

Salah satu tujuan utama dari perubahan ini adalah untuk memastikan keterwakilan yang adil dalam penempatan mahasiswa di program studi yang mereka pilih. Dengan adanya batasan umur maksimum 22 tahun per 1 Juli 2024, pemerintah berharap agar interaksi antara mahasiswa baru tetap seimbang dan produktif.


Panduan Lengkap Seleksi SNMPTN 2024/2025

1. Persyaratan Peserta UTBK:

  • Peserta harus merupakan siswa SMA/MA/SMK kelas 12 atau kelas terakhir pada tahun 2024.
  • Peserta harus lulus dari tahun 2022 atau 2023 dengan batasan umur maksimum 22 tahun per 1 Juli 2024.
  • Biaya UTBK harus dibayar, kecuali untuk peserta yang mendapatkan KIP Kuliah.

2. Materi Tes UTBK:

  • Tes mengikuti format tahun sebelumnya, dengan materi tes potensi skolastik yang meliputi penalaran matematika, dan literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
  • Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti tes satu kali, dengan pelaksanaan tes dilakukan dalam dua gelombang.

3. Pendaftaran UTBK SNMPTN 2024:

  • Pendaftaran dilakukan melalui portal SPMB dengan memilih pusat UTBK yang diinginkan.
  • Peserta harus melengkapi biodata, memilih program studi, mengunggah portofolio, dan mendownload kartu peserta UTBK.

4. Biaya Pendaftaran:

  • Biaya pendaftaran UTBK SNMPTN tetap sebesar Rp100.000, yang disubsidi oleh pemerintah.

5. Pilihan Program Studi:

  • Peserta diberi kesempatan untuk memilih maksimum empat pilihan program studi, baik akademik maupun vokasi.
  • Jika memilih lebih dari satu program studi, peserta harus memilih minimal satu program studi akademik dan satu program studi vokasi.

Penting untuk dicatat bahwa peserta harus memperhatikan jadwal pendaftaran dan pelaksanaan UTBK dengan seksama. Pastikan untuk mendaftar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan menyiapkan diri dengan baik untuk mengikuti tes.

Selain itu, pertimbangkan dengan matang pilihan program studi yang akan dipilih, sesuai dengan minat, kemampuan, dan tujuan karier masa depan. Dengan memahami panduan ini dengan baik, diharapkan proses seleksi SNMPTN 2024 dapat berjalan lancar dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua peserta.

Azka BIM coordinator project PT Hutama Karya Infrastruktur, Finalis Kompetisi Jembatan Indonesia 2017 dan peraih peringkat kedua dalam PII BIM Awards 2022 yang ingin berbagi pengalaman dan wawasan keilmuan melalui platform website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *