Revolusi Transportasi: Kereta Otonom Tanpa Rel Akan Mengubah Wajah Ibu Kota Nusantara

1 min read

IKN, 4 Februari 2024, Tekniksipil.id -Kabar terbaru mengenai pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) membawa angin segar dengan kehadiran teknologi transportasi terkini.

Tidak lagi hanya menjadi mimpi, IKN akan segera memiliki kereta canggih tanpa rel yang disebut sebagai Automated Rail Transit (ART).

Proyek ini bekerja sama dengan China Railway Construction Corporation Limited, yang juga terlibat dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Kereta Tanpa Rel di IKN

Menteri Karya Sumadi, yang pernah menjajal langsung kereta otonom tanpa rel ini di China, meyakinkan bahwa transportasi modern ini akan segera menjadi kenyataan di Indonesia.

Lokasinya akan terletak di kawasan sumbu barat dan sumbu timur Ibu Kota Negara Nusantara. ART akan beroperasi menggunakan baterai yang dapat disubstitusi dengan marka jalan dan magnet.

Dengan kapasitas total 324 penumpang, kecepatan operasionalnya mencapai 40 km/jam dan maksimal 70 km/jam. Keunikan ART terletak pada penggunaan rel virtual, membuatnya menjadi salah satu solusi transportasi andal dan diharapkan menjadi bagian dari masa depan transportasi di kota-kota besar di Indonesia.

Seiring dengan pengembangan ART, Otorita IKN juga telah menyediakan moda transportasi lain, seperti sistem Bass Rapid Transit (BRT).

Ini menjadi moda transportasi publik pertama yang melayani masyarakat di Ibu Kota Negara Nusantara.

Dengan demikian, Otorita IKN menunjukkan komitmen dalam melibatkan masyarakat dengan penyediaan moda transportasi yang memadai seiring dengan pertumbuhan populasi di wilayah tersebut.

Pembangunan IKN Nusantara juga menawarkan visi masa depan yang berfokus pada keberlanjutan dan inovasi dalam sistem transportasi.

Rencananya, proyek ini akan mencakup moda transportasi listrik, mulai dari kereta cepat hingga taksi terbang dan autonomous vehicle.

Pemerintah sedang dalam tahap persiapan kebijakan dan regulasi untuk menerapkan teknologi ini, yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan berbasis energi fosil dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup penduduk di IKN Nusantara, pengembangan sistem transportasi yang efisien menjadi fokus utama.

Dengan adopsi Intelligent Transportation System (ITS), penggunaan teknologi digital seperti sensor, kamera, big data, dan artificial intelligence akan menjadi pondasi bagi sistem transportasi yang cerdas dan terintegrasi.

Diharapkan, inovasi ini akan memberikan solusi efektif terhadap kemacetan lalu lintas dan memastikan mobilitas yang lancar di Ibu Kota Negara Nusantara.

Azka BIM coordinator project PT Hutama Karya Infrastruktur, Finalis Kompetisi Jembatan Indonesia 2017 dan peraih peringkat kedua dalam PII BIM Awards 2022 yang ingin berbagi pengalaman dan wawasan keilmuan melalui platform website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *