Mengenal Rafter Crane, Kegunaan, Cara Kerja, Biaya Sewa

9 min read

⏩Rafter Crane adalah? Penjelasan rinci rafter crane (+Gambar)⭐ Spesifikasi, Cara Kerja, Kegunaan, dan Biaya sewa Per Jam, Hari, Bulan⭐

Hallo sobat TS, bagaimana progress belajar hari ini? Jangan lupa untuk tetap semangat dalam mempelajari materi seputar dunia teknik sipil ya. Untuk artikel kali ini, kami akan menyajikan review lengkap salah satu alat berat yang sering digunakan dalam industustri konstruksi maupun pertambangan. Alat tersebut berna Rafter Crane.

Rafter crane sendiri merupakan salah satu alat yang digunakan pada proyek konstruksi, dengan fungsi untuk mengangkat dan memindahkan material konstruksi berat dengan mudah ke lokasi yang ditentukan.

Pada ulasan berikut ini, Tekniksipil.id akan memberikan pengenalan mendalam tentang rafter crane, termasuk definisi, jenis-jenis, fungsi, dan keuntungan. Informasi lengkap yang kami sediakan akan membantu Anda memahami rafter crane dengan lebih baik dan meningkatkan produktivitas serta efisiensi kerja Anda.

Apa itu Rafter Crane?

rafter crane
Contoh gambar rafter crane merk kato dari Jepang

Rafter crane adalah jenis crane (derek) yang digunakan dalam industri konstruksi untuk mengangkat dan memindahkan material berat, seperti kayu atau logam, dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Rafter crane biasanya dilengkapi dengan kabel baja dan mekanisme pemutar untuk mengangkat dan menurunkan material.

Secara teknis, rafter crane terdiri dari berbagai komponen, termasuk tower, strongback, rigging, hook, dan kabel. Tower adalah struktur utama rafter crane yang berfungsi sebagai penyangga utama.

Strongback adalah balok yang terhubung ke tower dan membantu meredistribusikan beban, sedangkan rigging adalah kabel dan tali yang digunakan untuk memperkuat konstruksi.

Hook adalah pelengkap yang membantu mengaitkan material ke rafter crane, dan kabel bertindak sebagai penggerak utama rafter crane. Kurang lebih berikut gambaran komponennya.

Tower Strongback Rigging Hook Kabel
Berfungsi sebagai penyangga utama Balok yang meredistribusikan beban Kabel dan tali untuk memperkuat konstruksi Membantu mengaitkan material ke rafter crane Sebagai penggerak utama

Rafter crane biasanya digunakan pada proyek-proyek besar yang memerlukan pengangkatan material berat, seperti gedung-gedung tinggi, jembatan, dan bangunan komersial lainnya.

Sebagai sebuah perangkat berat, rafter crane memerlukan operator yang memiliki keahlian dan kualifikasi khusus. Tidak hanya berfungsi sebagai pengendali pergerakan alat, tugas seorang operator rafter crane juga meliputi perawatan dan pemeriksaan rutin untuk memastikan kinerja optimal dan keamanan dalam penggunaannya.

Kami merekomendasikan untuk hanya mengandalkan operator rafter crane yang sudah berpengalaman dan memiliki sertifikasi resmi dalam bidang ini. Pelatihan dan sertifikasi untuk operator rafter crane biasanya disediakan oleh produsen atau dealer alat berat.

Seorang operator rafter crane yang terlatih dan kompeten dapat meminimalkan risiko kecelakaan serta membantu memaksimalkan produktivitas dan efisiensi kerja Anda. Pastikan untuk selalu memiliki operator yang terlatih dan sertifikasi dalam proyek konstruksi Anda.

Spesifikasi Rafter Crane

Bagian ini akan memberikan informasi detail tentang spesifikasi rafter crane yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih sewa rafter crane. Beberapa faktor penting yang harus Anda perhatikan sebelum menentukan pilihan rafter crane:

Spesifikasi Deskripsi
Daya angkat Tentukan berapa banyak kapasitas yang diperlukan untuk mengangkat beban pada proyek Anda. Pastikan daya angkat rafter crane yang digunakan cukup untuk menangani beban yang dihadapi.
Panjang jangkauan Tentukan jarak maksimum antara titik awal dan akhir jangkauan rafter crane yang Anda butuhkan. Pastikan rafter crane Anda memiliki panjang jangkauan yang cukup untuk mencapai daerah kerja yang diperlukan.
Kekuatan rafter crane Pertimbangkan terhadap jenis pekerjaan apa rafter crane akan digunakan. Memastikan bahwa kekuatan rafter crane yang digunakan dapat menahan beban adalah penting untuk memastikan keamanan di lokasi kerja Anda.

Dalam menentukan sewa rafter crane yang tepat, pastikan untuk memperhitungkan faktor-faktor ini serta menyesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan penyedia jasa sewa rafter crane untuk mendapatkan saran terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Contoh Spesifikasi Rafter Crane:

Dibawah ini bisa anda lihat salah satu contoh spesifikasi rafter crane dari produk rafter crane ACX 400:

Product Specifications Descriptions Unit
Rafter Crane ACX400 Capacity ton(s) 40
Boom length mtrs 10-40
Jib length mtrs 6.1-15.25
Boom +combination mtrs 24+15.25
Boom luffing range (working) degree 30-80
Working speed (s) unladen Mtrs/min
Main /auxiliary winch (hosting) high speed Mtrs/min 62
Low speed Mtrs/min 31
Main /auxiliary winch (lowering)high speed Mtrs/min 62
Low speed Mtrs/min 31
Free release (hook block-optinal) Mtrs/min 84
Main boom(raising) Mtrs/min 60
Main boom (lowering) Mtrs/min 60
Slew rpm 3.7
Travel speed Km/hr 1.6
Gradeability % 40
Engine Kw/rpm 127/220
Ground pressure MPa 0.054
Total operating weight ton(s) 40
Counter weight ton(s) 14

Jenis Jenis Rafter Crane

jenis rafter crane

Ketika memilih rafter crane untuk proyek konstruksi Anda, penting untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada beberapa jenis rafter crane yang tersedia, masing-masing dengan fitur dan kelebihan yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis rafter crane yang biasanya digunakan:

1. Mobile Rafter Crane

Mobile rafter crane adalah jenis rafter crane yang dapat dipindahkan secara mudah dari satu tempat ke tempat lain. Biasanya digunakan untuk proyek-proyek konstruksi di area yang luas, karena memiliki jangkauan yang lebih panjang. Keuntungan dari mobile rafter crane adalah fleksibilitasnya yang memungkinkan untuk berpindah-pindah ke berbagai lokasi.

2. Tower Rafter Crane

Tower rafter crane adalah jenis rafter crane yang umumnya digunakan pada proyek konstruksi bangunan bertingkat. Biasanya terletak di pusat bangunan dan bekerja secara vertikal. Kekurangan dari tower rafter crane adalah tidak dapat diposisikan di tempat yang sempit dan tidak fleksibel dalam pergerakan mesin.

3. Floating Rafter Crane

Floating rafter crane adalah jenis rafter crane yang umumnya digunakan pada proyek-proyek konstruksi di area perairan. Rafter crane ini berdiri di atas rakit dan mirip dengan mobile rafter crane. Namun, floating rafter crane memiliki daya angkat yang lebih besar dan dapat menjangkau area yang lebih luas.

4. Hammerhead Rafter Crane

Hammerhead rafter crane adalah jenis rafter crane yang biasanya digunakan untuk proyek-proyek konstruksi bangunan yang lebih kecil. Hammerhead rafter crane mempunyai daya angkat yang lebih kecil dan umumnya hanya digunakan pada proyek-proyek yang memerlukan daya angkat yang ringan atau menengah.

Dengan mengetahui jenis-jenis rafter crane yang tersedia, Anda akan dapat memilih yang sesuai untuk proyek Anda. Teruslah membaca panduan lengkap kami untuk informasi yang lebih detail tentang rafter crane.

Kegunaan Rafter Crane

fungsi rafter crane

Sebagai alat berat, rafter crane memiliki fungsi utama dalam memindahkan material konstruksi dengan cepat dan efisien. Pada fase konstruksi bangunan, rafter crane berguna untuk mengangkat dan mengatur balok, beton pracetak, dan material lainnya ke lokasi yang sulit dijangkau oleh tenaga manusia.

Dependen pada jenis-jenisnya, rafter crane dapat mengangkat material dalam kapasitas yang sangat besar. Namun, fungsi rafter crane tidak terbatas hanya pada transfer material konstruksi.

Rafter crane juga membantu meningkatkan efisiensi kerja dan kinerja konstruksi dengan mempercepat waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

Dalam banyak kasus, rafter crane membantu menghemat waktu dan biaya, menjadikannya investasi penting dalam setiap proyek konstruksi yang membutuhkan transfer material yang efisien dan efektif.

Dari segi keamanan, rafter crane juga memberikan manfaat besar dalam pengangkatan material konstruksi yang berat dan sulit dijangkau oleh tenaga manusia. Dengan menggunakan rafter crane, risiko kecelakaan kerja dan cedera dapat dikurangi secara signifikan, membuat lingkungan kerja menjadi lebih aman.

Cara Kerja Rafter Crane

Untuk memahami cara kerja rafter crane, mari kita lihat diagram berikut:

gambaran rafter crane

Gambar di atas menunjukkan mekanisme dasar rafter crane. Pada awalnya, rafter crane akan dipasang pada dinding atau struktur yang kokoh dan stabil.

Setelah dipasang, crane biasanya dilengkapi dengan kabel baja yang terhubung dengan drum drum pengangkat beban. Drum-drum ini dikendalikan oleh motor yang ada di kabin operator. Ketika operator menggerakkan tuas kontrol, drum drum akan berputar dan kabel baja yang terhubung pada beban akan ditarik ke atas.

Rafter crane biasanya memiliki daya angkat yang besar dan mampu mengangkat beban yang berat. Namun, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan oleh operator yang terampil. Pelatihan dan sertifikasi yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaan rafter crane.

Salah satu manfaat utama penggunaan rafter crane dalam proyek konstruksi adalah dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Dibandingkan dengan penggunaan alat berat konvensional, rafter crane dapat membantu mempercepat proses pengerjaan dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek.

Peningkatan Keamanan Kerja

Selain meningkatkan efisiensi dan produktivitas, penggunaan rafter crane juga dapat membantu meningkatkan keamanan kerja. Karena rafter crane beroperasi dari ketinggian, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan oleh operator yang terlatih. Namun, jika digunakan dengan benar, rafter crane dapat membantu mengurangi risiko cedera dan kecelakaan kerja yang sering terjadi pada pekerjaan konstruksi.

Meningkatkan Kapasitas Angkat dan Jangkauan

Rafter crane memiliki kapasitas angkat yang tinggi dan jangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan alat berat konvensional. Hal ini memungkinkan rafter crane untuk mengangkat dan memindahkan material yang lebih berat dan lebih besar dalam satu kali pengangkatan. Dengan demikian, rafter crane dapat membantu meningkatkan efisiensi dalam penggunaan waktu dan tenaga kerja.

Meningkatkan Presisi dan Akurasi Posisi Material

Rafter crane dapat membantu meningkatkan presisi dan akurasi dalam menempatkan material pada posisi yang diinginkan. Karena rafter crane dapat diatur dengan mudah, operator dapat mengangkat dan memindahkan material ke titik yang tepat tanpa harus memerlukan waktu dan tenaga yang banyak.

Menurunkan Biaya Produksi

Penggunaan rafter crane juga dapat membantu menurunkan biaya produksi. Meskipun biaya sewa rafter crane mungkin lebih tinggi daripada biaya penyewaan alat berat konvensional, penggunaannya dapat membantu menghemat waktu dan tenaga kerja. Sebagai hasilnya, biaya produksi secara keseluruhan dapat diturunkan.

Meningkatkan Kinerja dan Fleksibilitas Proyek

Terakhir, penggunaan rafter crane juga dapat membantu meningkatkan kinerja dan fleksibilitas proyek. Karena rafter crane dapat digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material dari lokasi yang sulit dijangkau, proyek dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, fleksibilitas rafter crane dalam mengangkat material juga memungkinkan proyek untuk dilakukan dengan lebih mudah dan lancar.

Kelebihan Rafter Crane

Setelah membahas definisi, jenis-jenis, dan fungsi rafter crane, saatnya kami membahas kelebihan-kelebihan dari alat konstruksi ini. Inilah beberapa keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan menggunakan rafter crane dalam proyek konstruksi Anda:

  • Mempercepat pekerjaan konstruksi: Rafter crane dapat membantu mengangkat material dan peralatan dengan kecepatan tinggi, sehingga mempercepat pekerjaan dan mengurangi waktu konstruksi secara keseluruhan.
  • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas: Dibandingkan dengan mengangkat material secara manual, menggunakan rafter crane dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja oleh para pekerja konstruksi.
  • Meningkatkan keamanan kerja: Rafter crane dapat membantu mengurangi risiko cedera dan kecelakaan kerja karena para pekerja konstruksi tidak perlu mengangkat material atau peralatan secara manual.
  • Dapat digunakan pada proyek dengan lokasi yang sulit dijangkau: Rafter crane dapat dioperasikan pada proyek konstruksi yang terletak pada lokasi yang sulit dijangkau oleh peralatan berat lainnya.
  • Dapat digunakan dalam proyek yang memerlukan pengangkatan material ke ketinggian yang tinggi: Rafter crane dapat mengangkat material ke ketinggian yang tinggi dengan mudah, sehingga mampu digunakan dalam proyek-proyek konstruksi yang memerlukan pengangkatan material ke ketinggian yang tinggi.

Dengan memahami kelebihan-kelebihan ini, tidak heran jika rafter crane menjadi alat konstruksi yang sangat penting dan umum digunakan dalam berbagai proyek konstruksi di Indonesia dan dunia. Namun, sama seperti alat konstruksi lainnya, pastikan Anda mengoperasikan rafter crane dengan benar dan sesuai dengan standar keselamatan untuk memaksimalkan manfaatnya.

Kelemahan Rafter Crane

Seperti halnya peralatan apapun, rafter crane juga memiliki kelemahan yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakannya dalam proyek konstruksi Anda.

  • Ketergantungan Pada Operator

Keberhasilan penggunaan rafter crane sangat tergantung pada operator yang melakukannya. Seorang operator yang tidak memiliki keterampilan dan pengalaman yang cukup dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan, merugikan keamanan, dan memperlambat proyek secara keseluruhan.

  • Dibutuhkan Area Yang Luas

Rafter crane membutuhkan ruang kerja yang besar untuk bermanuver dan menjangkau area yang diperlukan. Hal ini dapat menyebabkan masalah dalam proyek-proyek konstruksi di mana ruang sangat terbatas atau terdapat banyak hambatan, seperti bangunan-bangunan yang sudah ada.

  • Memerlukan Pemasangan Yang Kompleks

Rafter crane memerlukan pemasangan yang kompleks dan rumit. Ini dapat menyebabkan keterlambatan dalam proyek karena waktu yang dibutuhkan untuk memasang dan membongkar rafter crane. Selain itu, jika pemasangan tidak dilakukan dengan benar, dapat menyebabkan kegagalan dan kerusakan pada peralatan.

  • Biaya Sewa Yang Mahal

Biaya sewa rafter crane dapat menjadi mahal, tergantung pada lokasi dan spesifikasi peralatan yang dibutuhkan. Ini dapat menjadi permasalahan khususnya bagi proyek yang memiliki anggaran yang terbatas.

Harga Sewa Rafter Crane per Jam/Hari/Bulan

harga sewa rafter crane

Setiap proyek konstruksi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang menawarkan fleksibilitas harga sewa rafter crane per jam, per hari, dan per bulan bulan yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Harga sewa rafter crane per jam mulai dari Rp. 1.500.000, dengan harga yang lebih rendah untuk sewa per hari dan bulan. Gambaran untuk biaya sewa per sekali shift bisa anda lihat pada tabel berikut:

Jenis Alat Berat Harga Sewa Per Shift
Rental Rafter Crane 10 Ton RP 5.650.000
Rental Rafter Crane 12 Ton RP 6.210.000
Rental Rafter Crane 15 Ton RP 6.350.000
Rental Rafter Crane 25 Ton RP 7.220.000
Rental Rafter Crane 30 Ton RP 7.340.000
Rental Rafter Crane 35 Ton RP 8.150.000
Rental Rafter Crane 45 Ton RP 9.990.000
Rental Rafter Crane 50 Ton RP 10.500.000
Rental Rafter Crane 60 Ton RP 12.000.000
Rental Rafter Crane 75 Ton RP 14.000.000
Rental Rafter Crane 80 Ton RP 16.000.000
Rental Rafter Crane 100 Ton RP 21.000.000
Rental Rafter Crane 130 Ton RP 25.000.000
Rental Rafter Crane 160 Ton RP 32.000.000

Disclaimer: “Tabel daftar harga sewa rafter crane diatas hanyalah gambaran harga di pasaran saat artikel ini dibuat khususnya untuk area pulau jawa. Harga diatas tentunya bisa berubah sewaktu waktu!”

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang harga sewa rafter crane dan bagaimana kami dapat membantu Anda dalam proyek konstruksi Anda, silakan hubungi kontak vendor terdekat yang tersedia di sekitar area proyek kerja anda.

Tips Menggunakan Rafter Crane yang Aman

Untuk menjamin keselamatan dan kinerja optimal selama menggunakan rafter crane, berikut adalah beberapa tips yang harus diperhatikan:

  1. Pelatihan dan Sertifikasi: Pastikan operator rafter crane telah menjalani pelatihan dan memiliki sertifikasi operasi. Hal ini akan memastikan bahwa operator memiliki keahlian dan pengetahuan dasar dalam mengoperasikan rafter crane.
  2. Perencanaan proyek yang baik: Pastikan bahwa perencanaan proyek sudah dipikirkan dengan matang, termasuk dalam pemilihan jenis dan spesifikasi rafter crane yang tepat. Hal ini akan membantu menghindari kesalahan dalam penggunaan rafter crane.
  3. Periksa dan Jaga Kondisi Rafter Crane: Pastikan bahwa rafter crane dalam kondisi baik sebelum digunakan dan selalu dilakukan perawatan dan perbaikan rutin. Hal ini akan memastikan bahwa rafter crane berfungsi dengan baik dan terhindar dari kerusakan yang membahayakan.
  4. Menerapkan Prosedur Keselamatan Kerja yang Tepat: Pastikan bahwa prosedur keselamatan kerja seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) sudah diterapkan dengan benar. Hal ini akan memberikan perlindungan terhadap operator rafter crane dan pekerja lain di sekitar area kerja.
  5. Monitoring Kondisi Lingkungan Kerja: Pastikan bahwa lingkungan kerja seperti cuaca, angin dan keadaan tanah selalu dipantau untuk memastikan keamanan penggunaan rafter crane. Hindari penggunaan rafter crane pada cuaca buruk atau tanah yang condong.

Pertanyaan Umum (FAQ)

  • Apa itu rafter crane?

Rafter crane adalah jenis crane yang digunakan dalam industri konstruksi untuk mengangkat dan memindahkan bahan bangunan yang berat, seperti balok rafter, tiang, dan bahan struktural lainnya.

  • Apa fungsi utama rafter crane?

Fungsi utama rafter crane adalah untuk mempermudah proses pengangkatan dan pemindahan bahan bangunan yang berat, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja dalam proyek konstruksi.

  • Apa saja jenis-jenis rafter crane yang ada?

Jenis-jenis rafter crane antara lain crane tower, mobile crane, crawler crane, dan overhead crane. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kelemahan yang masing-masing dapat diaplikasikan dalam situasi kerja yang berbeda.

  • Bagaimana cara kerja rafter crane?

Rafter crane bekerja dengan menggunakan mekanisme boom atau lengan untuk mengangkat beban, kemudian memindahkannya ke lokasi yang diinginkan. Operator rafter crane akan mengendalikan operasi menggunakan kontrol di kabin.

  • Apa manfaat penggunaan rafter crane dalam proyek konstruksi?

Penggunaan rafter crane dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan, dan mempercepat penyelesaian proyek konstruksi. Hal ini juga dapat mengurangi beban kerja fisik pekerja manusia.

  • Apa saja kelebihan rafter crane?

Beberapa kelebihan rafter crane antara lain kemampuan mengangkat beban berat, fleksibilitas dalam memindahkan beban, dan kontrol yang presisi. Rafter crane juga dapat dioperasikan pada berbagai kondisi medan kerja.

  • Apa saja kelemahan rafter crane yang perlu diperhatikan?

Beberapa kelemahan rafter crane antara lain biaya sewa atau pembelian yang tinggi, kebutuhan perawatan yang intensif, dan persyaratan ruang kerja yang luas. Selain itu, penggunaan rafter crane juga membutuhkan operator yang terlatih.

  • Apa tips menggunakan rafter crane dengan aman dan efektif?

Beberapa tips menggunakan rafter crane dengan aman dan efektif antara lain mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan, memeriksa kondisi rafter crane sebelum penggunaan, dan memberikan pelatihan yang memadai kepada operator rafter crane.

  • Apa kualifikasi yang diperlukan untuk menjadi operator rafter crane?

Operator rafter crane harus memiliki pelatihan dan sertifikasi yang sesuai. Mereka juga harus memahami prinsip kerja rafter crane, memiliki kemampuan mengoperasikan peralatan dengan baik, dan memahami tata cara keselamatan dalam penggunaan rafter crane.

  • Berapa harga sewa rafter crane per jam, hari, dan bulan?

Harga sewa rafter crane bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti kapasitas angkatan, jangkauan, durasi sewa, dan lokasi proyek. Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga sewa rafter crane, dapat menghubungi penyedia jasa sewa crane terdekat.

Pelajari Juga Contoh Alat Berat Terkait Lainnya :
Tower Crane Crawler Crane
Hoist Crane Tugas Fitter dalam Proyek Konstruksi

Demikianlah ulasan lengkap mengenai apa itu rafter crane dan hal hal penting apa saja yang terkait dengannya. Semoga apa yang kami paparkan dapat memberikan manfaat dan membantu kelancaran proyek konstruksi anda, Salam.

Azka BIM coordinator project PT Hutama Karya Infrastruktur, Finalis Kompetisi Jembatan Indonesia 2017 dan peraih peringkat kedua dalam PII BIM Awards 2022 yang ingin berbagi pengalaman dan wawasan keilmuan melalui platform website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *